Beranda Ruang Cerpen Sebuah Perjalanan Cinta Part V

Sebuah Perjalanan Cinta Part V

301

Bayangan Tiara kembali pada Rio yang telah pergi meninggalkannya. Hatinya terluka dan mungkin sulit utk mengobatinya.

Dibonceng di motor milik Arjuna, batin Tiara terus berkecamuk. Rasanya sulit mempercayai semua yang baru saja terjadi. Motor Arjuna berhenti di persimpangan stasiun kereta api karena aka nada kereta yang lewat.

Tiara berkata ini pasti kereta apimu Rio.

Selamat jalan Rio semoga kamu cepat meraih cita-citamu.

Selamat jalan kekasihku. Kaulah cinta dalam hidupku. Aku kehilanganmu untuk selama-lamanya.

Aku cinta kamu. Aku menyayangimu walau hanya dihati saja tapi untuk selama-lamanya. Akan ku simpan semua cinta dan kenangan bersamamu di hatiku yang paling dalam dan aku akan belajar ikhlas serta tegar menerima takdir cinta yang tak berpihak padaku saat ini.

Mata Tiara terus menatap kereta yang melaju dengan kencang. Tak terasa air matanya jatuh menetes dipipinya bersama datangnya rintik hujan di malam itu. Gelapnya malam menghilangkan pandangan Tiara dari kereta api yang menuju Jawa Tengah dengan cepat. Begitu pula dengan gelapnya hati Tiara saat itu karena separuh hatinya terbawa Rio.

Motor Arjuna melaju kembali membawa Tiara pulang bersama mimpi-mimpi baru dan cinta baru dalam kehidupan Tiara.

to be continued https://wiwiekhargono.com/2019/01/23/sebuah-perjalanan-cinta-part-vi/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here