Beranda Ruang Cerpen Sebuah Perjalanan Cinta Part XXXVI

Sebuah Perjalanan Cinta Part XXXVI

151

Tiara lebih banyak medengarkan dengan perasaan lega karena orang yang dia sedang tunggu-tunggu kabarnya selama beberapa minggu ini sedang berbicara dengannya.

” Alhamdulilah disini anak pemilik rumah tempat aku tinggal punya gaya bicara, hoby nonton yang jagoaannya dan manja-manjanya seperti kamu dek. Jadi teman ngobrol aku kalau lagi kangen hehehe ” celetuk Arjuna pada Tiara.

Panjang lebar Arjuna dan Tiara berbicara di telepon, dari menanyakan kabar masing-masing, keluarga, kendala-kendala mereka sampai rasa. Tanpa terasa hampir satu jam waktu berjalan sesuai argo meter wartel di hadapan Arjuna.

” Dek udah dulu ya, nanti kalau ada kesempatan aku telpon lagi ya. Tapi jangan lupa surat kakak segera dibalasnya” Pinta Arjuna.
” Iya kak insya Allah” jawab Tiara .

” Jaga diri baik-baik ya ” sekali lagi Arjuna mengingatkan Tiara.
” Eh, kamu kangen juga nggak sih dek ? ” Arjuna seakan teringat untuk menanyakan perasaaan Tiara pada dirinya.
Spontan Tiara menjawab ” iya kak ”
” Iya apa ? ” memperjelas jawaban Tiara.
” Iya kangen juga ” Jawab Tiara malu.
” Makasih banyak ya dek ” tanggapan Arjuna pada jawaban Tiara.

Tiba-tiba pintu wartel terbuka dan ada suara seorang wanita menegur Arjuna untuk segera mengakhiri teleponnya dengan Tiara.
” Ayo kak kita ke mobil ” tegur Ita pada Arjuna.
” Baik sebentar ya tunggu ” jawab Arjuna.

Sekali lagi Arjuna menutup pembicaraan dengan salam dan gagang teleponnya.
Suara wanita tersebut membuat Tiara terkejut namun gagang telpon sudah ditutup Arjuna tak ada kesempatan untuk dirinya bertanya lebih lanjut.

Arjuna berjalan menuju mobil bersama Ita dengan perasaan yang berbunga-bunga. Karena dia sudah mengetahui apa yang dia rasa juga dirasakan oleh Tiara. Sementara Tiara berjalan menuju kamarnya dengan perasaan penuh pertanyaan dan kegundahan dihatinya.

Hari ini akhir pekan yang penuh dengan jawaban dari selama ini yang mereka harapankan selalu. Harapan yang sama semoga akan ada akhir pekan yang sama. Karena setiap waktu mereka ingin mengungkapkan banyak rasa dan pertanyaan yang belum terjawab semuanya saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here