Beranda puisi Muhasabah Cinta

Muhasabah Cinta

52

Kesendirian menyelimuti suasana malam ini
Terbaring sendiri,lemas, tak berdaya dan sepi
Terasa melayang-layang jauh di angkasa tanpa tenaga
Raga tak kuasa untuk bangkit

Melawan sakit dengan segala rasa
Tersadar bahwa pandemi virus itu masih menghantui
Menghinggapi siapapun yang ingin dia tempati
Pertarungan hidup dan mati

Tiap detik dan menit terjadi
Sampai virus melemah atau nyawa hilang karena kita kalah
Tuhan baru ku sadar betapa lemah diriku ini
Berat ujian darimu dan kupasrahkan semua padamu

Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan kasih sayangmu
Tentang indahnya nikmat sehat
Tanda kisah kasihmu

Tuhan kuatkan dan lindungi aku dari rasa putus asa
Beratnya setiap ujian semogabdapat terlewati
Jadikan rasa sakit penawar dosa selama ini
Dan ku berjanji untuk lebih mensyukuri daj intropeksi diri

Tuhan pemilik nyawaku kini kata-kata cinta mengalir indah dalam setiap doa-doaku
Butir-butir cinta air mata penuh muhasabah padamu
Kidung-kidung dzikir penuh cinta terucap dengan syahdu

Tuhan beri aku kesempatan merasakan kembali semua itu
Untuk bisa menambah kebaikan dan ibadahku
Namun jika ku harus pergi pertemukan aku dengan surga dan cintamu

Muhasabah Cinta
Wiwiek Hargono Tri Adhianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here