Beranda Coretan Wiwiek Hargono Masa Lalu

Masa Lalu

36

Banyak orang dihadapkan pada pilihan haruskah berdamai atau terjebak pada masa lalu. Ketika mendengar masa lalu beragam perasaan muncul dibenak masing-masing orang. Ada pahit, sakit, dendam, marah, sakit hati, bahagia, perasaan haru dan banyak pembelajaran hidup didapat disana.

Ada yang menguburnya rapat-rapat agar tak lagi diingat dan mengingat namun kenangan yang kuat dan melekat dialam bawah sadar itu yang tak bisa mudah dilupakan. Perasaan-peraan negatif yang timbul pada banyak kejadian masa lalu menunjukan kita belum bisa berdamai dengan itu.

Setiap manusia pasti memiliki masa lalu entah itu baik atau buruk, pahit atau manis. masing-masing tak bisa membandingkan dan mengukurnya dengan pengalaman manusia yang lain.

Buat kita mungkin itu hal biasa tetapi buat yang lain mungkin hal tersebut sudah menyakitkan, hanya diri kita yang bisa menentukan seberapa kadar sakit dan bahagianya sebuah pengalaman dimasa lalu.

Manusia-manusia yang bijak akan mengambil banyak hikmah dari sebuah pengalaman masa lalu dan menikmati apa adanya. Karena kita tak mungkin bisa mengubahnya sesuatu yang buruk menjadi kenangan yang indah begitu juga sebaliknya.

Begitu juga dengan kejadian masa lalu orang, dimana kita ikut menjadi saksi bagaimana orang tersebut tersakiti ataupun bahagia. Mungkin juga akan mempengaruhi pandangan kita pada orang yang menyakiti atau membuat bahagia teman kita tersebut.

Apabila kita membiarkan diri kita dipenuhi kebencian, maka akan semakin menyakiti diri kita. Atau sebaliknya ketika kita berbuat jahat pada orang lain maka ada perasaan bersalah yang akan terus menghantui kehidupan kita.

Maka berdamailah dengan masa lalu agar menjalani kehidupan dengan lebih bahagia. Disini diri kita sendirilah yang memegang kendali untuk bisa terbebas dari jebakan masa lalu.

Sekuat apapun kita ingin menutupi dan melupakan tak akan pernah bisa hilang dalam memori alam bawah sadar kita maupun orang-orang yang terlibat didalamnya. Apa yang sudah kita lakukan, alami dan rasakan terhadap kejadian masa lalu tersebut.

Akhirnya ketidak mampuan kita berdamai atau sudah berdamai dengan masa lalu akan terlihat nyata dalam sikap, tindakan serta aura wajah kita. Jangan sampai ketidak mampuan masa lalu berakibat pada penderitaan beban kehidupan kita selanjutnya.

Maka nikmatilah dan berhati-hatilah dengan masa lalu karena suatu saat dia akan datang kembali menagih janjinya kembali hadir dalam memori kita baik didunia maupun saatnya ketika di alam akherat nantinya.

Masa lalu, biarlah masa lalu, jangan kau ungkit dan jangan tinggalkan aku… masih ingat lagu dangdut inul ini ? mari nikmati dendangannya dan menunggu rasa akibat yang pernah ditinggalkanya kembali suatu saat dengan penuh bahagia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here